Cegah Corona, Pedagang Sayur dari Magetan dan Madiun Dilarang Masuk Ponorogo

Home / Berita / Cegah Corona, Pedagang Sayur dari Magetan dan Madiun Dilarang Masuk Ponorogo
Cegah Corona, Pedagang Sayur dari Magetan dan Madiun Dilarang Masuk Ponorogo Beberapa petugas di posko Kedungbanteng Ponorogo mengimbau kendaraan pedagang sayur dari Magetan untuk kembali. (FOTO: Marhaban/TIMES Ponorogo)

TIMESTRENGGALEK, PONOROGO – Setelah meliburkan PNS dan non PNS di dinas/instansi Kabupaten Ponorogo yang berdomisili di Kabupaten Magetan, Kabupaten/Kota Madiun, Kamis malam (26/3/2020), Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Ponorogo menerbitkan larangan masuk pedagang sayur Madiun dan Magetan.

Hal tersebut untuk menyikapi dan mengambil langkah-langkah dalam pengamanan masyarakat Ponorogo terhadap penyebaran virus Corona.

kedungbanteng-Ponorogo-2.jpg

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdagkum) Ponorogo, Addin Andanawarih dikonfirmasi TIMES Indonesia membenarkan tentang larangan pedagang sayur dari wilayah Magetan dan Madiun masuk Ponorogo. "Mulai malam ini pedagang sayur dari Magetan dan Madiun tidak diperbolehkan masuk Ponorogo," ujarnya.

Kata Addin, larangan dengan Nomor: 338/991/405.03.1/2020 tertanggal 26 Maret 2020 bertujuan untuk mengamankan wilayah Ponorogo dari penyebaran virus Corona. "Dan pedagang sayur dari magetan yang biasanya masuk Ponorogo malam hari terpaksa harus balik arah," jelasnya.

kedungbanteng-Ponorogo-3.jpg

Dari pantauan TIMES Indonesia di posko pencegahan Covid-19 di Desa Kedungbanteng Kecamatan Sukorejo yang merupakan perbatasan Ponorogo - Magetan, ada beberapa kendaraan pengangkut sayur dari Plaosan Magetan harus kembali. "Saya tidak tahu kalau ada larangan masuk Ponorogo, dan baru malam ini saya baca tentang larangan yang ditebitkan Pemkab Ponorogo," kata Agus, pedagang sayur asal Plaosan, Magetan.

Selain di desa Kedungbanteng, Satgas pencegahan Covid-19 Ponorogo juga menjaga ketat jalan masuk dari Magetan di Desa Sampung, dan menurut rencana besok akan menambah 1 posko lagi di Desa Sukosari yang juga menjadi jalur lalu lintas dari Kabupaten Magetan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com