Perjalanan KA Dibatalkan, PT KAI Beri Kesempatan Pengembalian Bea hingga H+30

Home / Berita / Perjalanan KA Dibatalkan, PT KAI Beri Kesempatan Pengembalian Bea hingga H+30
Perjalanan KA Dibatalkan, PT KAI Beri Kesempatan Pengembalian Bea hingga H+30 KA melintas di stasiun makin turun akibat meluasnya penyebaran virus Corona. (FOTO: Humas KAI/TIMES Indonesia)

TIMESTRENGGALEK, CILACAP – Imbas meningkatnya penyebaran virus Covid-19 di tanah air dan berdampak menurunnya okupansi penumpang pada perjalanan kereta api (KA), PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI harus mengambil kebijakan, yakni pembatalan beberapa perjalanan KA mulai 1 April 2020.

Hal tersebut sebagai upaya memutus rantai penyebaran covid-19 atau virus corona. Juga sesuai dengan arahan pemerintah, di mana masyarakat diminta mengurangi mobilitas di luar rumah.

"KAI mulai 1 April 2020 membatalkan perjalanan KA tujuan Surabaya, Bandung maupun Jakarta, yang melewati Daop 5 Purwokerto," kata Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, Rabu (1/4/2020).

Per 31 Maret 2020, bertambah KA yang dibatalkan yaitu KA Anjasmoro, relasi Jombang-Purwokerto-Pasar Senen pp. Sehingga total, mulai 1 April 2020 ada 52 perjalanan KA jarak jauh dan 4 KA lokal bandara YIA yang melewati wilayah Daop 5 Purwokerto yang dibatalkan perjalanannya.

Dari total 83 perjalanan KA jarak jauh per harinya, saat ini tersisa 31 perjalanan KA Jarak Jauh yang melewati wilayah Daop 5 Purwokerto, ke berbagai tujuan.

ka-b.jpg

Penumpang yang perjalanan KA-nya dibatalkan, KAI akan mengembalikan bea tiket 100 perssn di luar bea pesan.

"Pengembalian bea dilakukan secara tunai langsung pada hari H keberangkatan hingga 30 hari setelah tanggal yang tertera pada tiket. "Jadi apabila penumpang KA yang dibatalkan pada 1 April, diberi waktu hingga 30 April untuk membatalkan tiketnya," jelas Supriyanto.

Dijelaskan ada 2 jenis pembatalan tiket, pertama, pembatalan tiket karena KA tidak jalan/dibatalkan. Calon penumpang diberi kesempatan untuk pengembalian bea 100 persen mulai hari H jadwal keberangkatan di tiketnya, hingga H+30 ke depan. Baik melalui KAI Access paling lambat 3 jam sebelum jadwal KA, ataupun di seluruh stasiun on-line, hingga H+30, kedua, pembatalan tiket atas keinginan calon penumpang, untuk KA yang masih jalan.

Calon penumpang bisa membatalkan tiketnya 100 persen melalui KAI Access paling lambat 3 jam sebelum jadwal KA, atau di stasiun pembatalan, paling lambat 30 menit sebelum jadwal yang tertera di tiketnya. Bea akan dikembalikan 30 hari setelah proses pembatalan.

"KAI mengimbau, untuk pembatalan tiket melalui aplikasi KAI Access. Hal ini untuk menghindari kerumunan di loket serta penerapan physical distance," ujar Supriyanto berpesan.

Untuk keterangan lebih lanjut, bisa menghubungi layanan konsumen KAI di nomor (021) 121. "Perkembangan situasi dan informasi perjalanan KA akan kami sampaikan lebih lanjut," tandasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com