Empat Anggota DPRD Jatim dari PKS Potong Gaji untuk Bantu Tangani Corona

Home / Berita / Empat Anggota DPRD Jatim dari PKS Potong Gaji untuk Bantu Tangani Corona
Empat Anggota DPRD Jatim dari PKS Potong Gaji untuk Bantu Tangani Corona Gerakan Gaji Dewan Fraksi PKS untuk Penanganan Corona (Foto: Dok. PKS)

TIMESTRENGGALEK, SURABAYA – Empat orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertekad memotong gajinya selama berlangsung masa darurat wabah corona. Keempatnya adalah Dwi Hari Cahyono, Riyadh Rosyadi, Artono, dan Lilik Hendarwati.

Lilik Hendarwati yang mewakili ketiga rekannya menyampaikan bahwa pemotongan gaji ini didorong atas kenyataan di lapangan yang mereka temui saat reses. "Kami yang ada di dewan ini ketika setiap hari mendengar curhatan masyarakat rasanya nggak tega," ujar Lilik saat dihubungi TIMES Indonesia, Rabu (1/4/2020).

Gaji-Dewan-Fraksi-PKS-SBY6c07d3a6c0767c5f.jpg

Kemudian saat dirinya dan tim berkunjung ke rumah sakit, ketersediaan APD (alat pelindung diri) juga minim. Saat masuk ke perkampungan, banyak warga yang meminta penyemprotan disinfektan serta pembagian hand sanitizer dan masker.

Ditambah lagi keluhan para pekerja harian yang nafkahnya terus menurun drastis saat wabah ini. Hal-hal tersebut lah yang membuat anggota dewan dari Dapil I Jatim ini mengajak rekan-rekannya untuk berbuat sesuatu.

Lilik menambahkan, "Teman-teman PKS di DPR dan DPRD akhirnya sepakat untuk melakukan gerakkan (potong gaji) ini dari pusat hingga daerah."

Selama ini, pihaknya juga terus memantau Pemerintah Provinsi dalam penanganan Covid-19 ini. "Kami suarakan sejak awal beberapa kebijakan. Mulai meliburkan sekolah, penghentian aktivitas keramaian, rapid test, hingga opsi lockdown parsial. Alhamdulillah banyak hal kita sejalan dengan pemprov. Namun masih banyak PR yang masih harus ditangani segera. Salah satunya ketersediaan Rumah Sakit, APD, dan logistik. Ini kami terus koordinasikan," terangnya.

Gaji-Dewan-Fraksi-PKS-Jatimaecda7efb28872ee.jpg

Ia berharap semua pihak bisa bahu membahu dalam penanganan covid-19 ini. "Saat ini adalah waktunya untuk saling menguatkan, bukan menyalahkan. Wabah ini adalah musibah untuk semua orang dan semua kalangan. Jika masih sehat tetap berikhtiar untuk mendapatkan nafkah, tetapi harus memperhatikan SOP pencegahan corona," ujarnya.

Lilik, anggota DPRD Jatim dari PKS ini juga berpesan bila tidak sehat jangan segan untuk menyampaikan kepada perangkat pemerintah terdekat agar ada pertolongan. Baik untuk kesehatan maupun bahan pangan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com