Anti LBGT - Instagram Blokir Iklan-iklan Terapi Konsersi

Home / Berita / Anti LBGT - Instagram Blokir Iklan-iklan Terapi Konsersi
Anti LBGT - Instagram Blokir Iklan-iklan Terapi Konsersi islutrasi - Instagram (FOTO: Freepik/@jannoon028)

TIMESTRENGGALEK, JAKARTAInstagram akan memblokir konten yang bertujuan untuk mengubah orientasi seksual atau identitas gender pada LGBT. Media sosial milik Facebook ini juga mengumumkan tidak akan lagi mengizinkan iklan layanan terapi konversi, yang berisi tentang seputar konseling seksual hingga "doa untuk menjauhkan diri dari gay."

Menurut informasi dari Reuters, Direktur kebijakan publik Instagram untuk Eropa, Timur Tengah dan Afrika, Tara Hopkins, menyebutkan pihaknya  tidak mengizinkan serangan terhadap orang-orang berdasarkan orientasi seksual atau identitas gender.

"Kami memperbarui kebijakan kami untuk melarang promosi layanan terapi konversi," kata Hopkins.

Juru bicara Instagram tersebut juga mengatakan akan membutuhkan waktu untuk memperbarui semua kebijakan dan konten yang ditandai pengguna mungkin tidak segera dapat dihapus.

Pada bulan lalu, pakar independen PBB tentang orientasi seksual dan identitas gender menyerukan larangan global terhadap terapi konversi, menyebut praktik tersebut merupakan tindakan kejam, tidak manusiawi dan merendahkan martabat.

Saat ini semakin banyak negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Chili dan Meksiko, sedang meninjau undang-undang mereka. Brasil, Ekuador dan Malta pun memiliki larangan secara nasional untuk terapi konversi, sementara Jerman, pada Mei, melarang praktik tersebut.

Pendiri kelompok yang mengkampanyekan larangan terapi konversi, Harry Hitches, menyampaikan langkah Instagram adalah langkah ke arah yang benar, namun kami harus menunggu dan melihat tindakan seperti apa yang mereka ambil.

Kelompok larangan terapi konversi tersebut juga mengirim surat terbuka kepada Menteri Perempuan dan Kesetaraan Inggris Liz Truss, dan mendesaknya untuk membuat larangan yang benar-benar efektif terkait terapi konversi untuk semua lesbian, gay, biseksual, trans dan orang-orang dengan gender yang berbeda di Inggris.

Di antara mereka yang menandatangani surat itu adalah musisi Elton John, penyanyi Dua Lipa, serta penulis dan aktor Stephen Fry. Truss, pada Mei lalu pun telah berjanji melarang terapi konversi untuk orientasi seksual. 

Sementara itu, dalam sebuah survei global terhadap 1.641 orang yang selamat dari terapi konversi yang diterbitkan oleh PBB pada Mei, sebanyak 46 persen mengatakan para pelaku praktik terapi konversi menyebut diri mereka sebagai penyedia kesehatan medis dan mental, sementara 19 persen mengatakan mereka dari lembaga keagamaan dan dari pengobatan tradisional.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com