Di Tengah Covid-19, Produk Mamin Indonesia Masuk Supermarket Australia

Home / Ekonomi / Di Tengah Covid-19, Produk Mamin Indonesia Masuk Supermarket Australia
Di Tengah Covid-19, Produk Mamin Indonesia Masuk Supermarket Australia Produk mamin Indonesia dari PT Dua Kelinci, yaitu KRIP KRIP Banana Crunch dan Deka Mini Wafer Bites, yang berhasil menembus jaringan supermarket besar di Australia, COLES (FOTO: Riyanto/TIMES Australia)

TIMESTRENGGALEK, SYDNEY – Di tengah pandemi Covid-19, ada kabar gembira dari industri makanan minuman (mamin) Indonesia di pasar Australia. Dua produk mamin Indonesia dari PT Dua Kelinci, yaitu KRIP KRIP Banana Crunch dan Deka Mini Wafer Bites, berhasil menembus jaringan supermarket besar di Australia, COLES. Produk ini didistribusikan oleh COLES di seluruh supemarket Australia mulai 26 Mei 2020.

Konsul Jenderal RI di Sydney, Heru Subolo, didampingi Managing Director Sony Trading, Anthony Auwyang, sebagai importer kedua produk tersebut berkunjung ke salah satu supermarket Coles hari ini (5/6/2020). Mereka ingin melihat animo masyarakat Australia terhadap KRIP KRIP Banana Crunch dan Deka Mini Wafer Bites.

Konjen Subolo menyatakan masuknya produk Dua Kelinci ke supermarket besar di Australia mematahkan asumsi bahwa produksi mamin Indonesia sulit masuk ke pasar Australia. "Ini merupakan terobosan besar dan sangat timely dengan akan berlakunya IA CEPA pada tanggal 5 Juli 2020. Mamin merupakan salah satu produk ekspor unggulan yang dijagokan Indonesia dalam kerangka IA CEPA,” ujarnya.

Produk-Mamin-Indonesia-Masuk-Supermarket-Australia-a.jpg

Deka Mini Wafer Bites dan KRIP KRIP Banana Crunch pertama kali masuk ke Australia masing-masing bulan April dan Agustus 2019. Produk ini mendapat pasar sangat baik di jaringan supermarket Asia yang membuat COLES tertarik untuk memasukkan produk tersebut ke supermarket mereka.

Dalam wawancara dengan SBS Radio belum lama ini, Anthony menyatakan bahwa animo masyarakat Australia terhadap kedua produk yang baru beberapa hari ada di rak supermarket COLES sangat baik. Juara pertama dalam penjualan adalah Deka Wafer Bites rasa matcha dan durian.

Hanya dalam waktu satu minggu menempati rak penjualan COLES, Sony Trading menerima repeat order sebanyak dua kontainer.
Anthony mengakui bahwa tidak mudah melakukan negosiasi sehingga produk dapat diterima oleh COLES mengingat ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi dan monitoring kualitas yang ketat.

Produk-Mamin-Indonesia-Masuk-Supermarket-Australia-b.jpg

“Namun, apabila kualitas produk Indonesia baik, tidak ada yang mustahil dalam upaya memenuhi persyaratan,” lanjut Anthony Auwyang.

Tantangan paling besar untuk produk mamin masuk ke pasar Australia adalah labelling, yang saat ini mensyaratkan adanya informasi ingredients, nutrition facts dan allergen.
Menariknya dari kedua produk yang berhasil tembus ke supermarket besar Australia ini, salah satunya yaitu Deka Wafer Mini Bites menggunakan bahan gandum dari Australia. Ini membuktikan bahwa konsep economic powerhouse IA CEPA berjalan.

Setelah COLES, Sony Trading menargetkan produk mamin Indonesia lainnya masuk ke jaringan supermarket Australia, seperti Costco dan Woolworth. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com