Mirip Kisah George Floyd, Berikut Film Bertema Rasisme untuk Menemani Akhir Pekan 

Home / Gaya Hidup / Mirip Kisah George Floyd, Berikut Film Bertema Rasisme untuk Menemani Akhir Pekan 
Mirip Kisah George Floyd, Berikut Film Bertema Rasisme untuk Menemani Akhir Pekan  film yang mengangkat isu rasisme

TIMESTRENGGALEK, JAKARTAFilm bertema rasisme menarik untuk disaksikan. Terlebih baru-baru ini kasus rasisme kembali mencuat setelah George Floyd mantan supir truk di Amerika Serikat meninggal dunia. 

Kejadian tersebut mengundang warga Amerika turun ke jalan dan menggelar demostrasi menentang tindakan rasis yang dilakukan polisi.

Tak itu saja, media sosial juga dibanjiri tagar #blaclivesmatter dan #blackouttuesday sebagai gerakan sosial untuk menentang tindak rasis yang sudah lama terjadi di Amerika Serikat.

Di Amerika Serikat gerakan masyarakat kulit hitam yang menuntut keadilan sudah lama dilakukan. Bahkan 'protes' telah diungkapkan melalui berbagai cara dan beragam media, termasuk film.

Berikut film yang menangkat kasus rasisme seperti dilansir dari detikhot.com

Film-Rasisme-4.jpg

Do the Right Thing (1989)

Film ini bercerita soal beberapa pemuda kulit hitam yang bertengkar dan dilerai oleh polisi. Namun salah seorang polisi kulit putih malah membunuh seorang pria kulit hitam bernama Raheem dan meninggalkan lokasi kejadian. Film tersebut pun menuai banyak kritik dan dianggap merusak citra kepolisian dan dianggap memancing perselisihan antar ras.

Film-Rasisme-3.jpg

Selma (2014)

Diperankan oleh David Oyelowo, 'Selma' bercerita soal kehidupan Martin Luther King Jr. dan kejadian Selma to Montgomery March yang terjadi pada 1965. Sutradara Ava DuVernay mengambil cerita tentang bagaimana tokoh besar tersebut berjuang untuk menyampaikan idenya ke masyarakat saat perselisihan antar ras.

Film Selma sempat dianggap kontroversi sebab mengangkat sisi politik yang dilakukan King bersama pejabat dan penguasa saat itu. Namun berhasil masuk dalam nominasi Oscar ke-87 sebagai Best Picture dan Best Original Song. Selain itu mereka juga berhasim mendapatkan empat nominasi di Golden Globe.

Film-Rasisme-2.jpg

The Hate U Give (2018)

Film ini menggambarkan kejadian rasis pada remaja kulit hitam. Film yang diangkat dari sebuah novel karya Angie Thomas ini diperankan oleh Amandla Stenberg. Diceritakan dalam film ini Amandla berhasil menggambarkan teror dan pergolakan batin yang dirasakannya usai menjadi saksi mata atas penembakan temannya yang dilakukan oleh polisi.

'The Hate U Give' berhasil meraup keuntungan sebesar 34 juta dollar dan menuai banyak pujian. Khususnya penampilan Amandla yang membawanya memenangkan NAACP Image Awards sebagai Outstanding Actress in a Motion Pictures.

Film-Rasisme-1.jpg

If Beale Street Could Talk (2018)

Sutradara Barry Jenkins menggarap film yang diadaptasi novel James Baldwin yakni 'If Beale Street Could Talk'. Film tersebut bercerita tentang pasangan muda kulit hitam yang jatuh cinta.

Film ini menarik karena sangat detail menggambarkan menggambarkan bagaimana rasisme, kekerasan dan politik yang terjadi pada masyarakat kulit hitam di Amerika Serikat di era tahun 1970an. Hasilnya, If Beale Street Could Tal sukses mendapatkan beberapa penghargaan di Oscar ke-91 dan Golden Globe.

Hidden Figures (2016)

Film ini mengangkat kisah ilmuwan kulit hitam yang bekerja di NASA, 'Hidden Figures' termasuk salah satu cerminan tindakan rasis yang diterima masyarakat kulit hitam dalam beragam aspek.

Meskipun diakui cerdas dan pintar, nyatanya Taraji P Henson dan rekan-rekannya masih saja mendapatkan perlakuan diskriminatif di sana. Seperti peraturan soal penggunaan toilet yang dipisahkan berdasarkan warna kulit.

Hebatnya Film bertema rasisme ini sukses mendapatkan tiga nominasi Oscar dan dua Golden Globes serta meraup keuntungan sebesar 236 juta dollar di seluruh dunia.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com